Surat untuk Diriku 15 Tahun

By Miyosi Ariefiansyah - December 03, 2018

Surat untuk diriku 15 tahun

Surat untuk Aku 15 Tahun

Harusnya, tema hari ini adalah zodiak, tapi saya memilih tema pengganti yaitu SURAT.

Tema tersebut mengingatkan saya pada salah satu anime dimana tokoh utamanya memberi surat pada dirinya sendiri yang masih muda. Saya pun jika bisa pengin banget. Tapi kan enggak mungkin, ya. Maka saya berharap moga-moga tulisan saya ini dibaca juga sama anak muda, ponakan misalnya. Ehm... kalau mereka sih sebenarnya tinggal nyodorin link-nya, beres. Karena berdasarkan pengalaman saya yang pernah muda, usia 15 adalah masa-masa "kritis", perpindahan dari SMP ke SMA, segala rasa ada di sana. Kalau salah, bisa-bisa enggak ada yang namanya menikmati masa remaja. Padahal, masa remaja hanya sekali. Kalau udah seperti saya, mana mungkin kan kembali ke masa remaja. Pantesnya malah punya anak remaja. LOL.

Baiklah, seperti ini isi surat saya pada diri sendiri usia 15 tahun.



Dear, Miyosi

Selamat, ya. Kamu berhasil masuk SMA impian. Pasti senang banget. Pasti. Bangga, ya? Tapi, jangan kelamaan, Sayang. Bukannya nakutin, cuma mengingatkan.

Dear, kamu pasti bingung kan saat menerima surat ini. Pasti dalam hati bertanya, "Eh, ini surat apaan? Sotoy amatt!" Enggak masalah kàlau kamu bingung. Dan, kalau pun aku jelasin bahwa ini adalah surat dari dirimu sendiri yang berusia 32 tahun, pasti enggak bakal percaya. Ya iyalah, itu cuma ada di film-film. Di dunia nyata, pakai cara apa pun juga mana ada.

Dear, enggak perlu berdebat, ya. Tolong baca aja sampai habis. Tolong jangan dibuang.

Dear, posisi kamu saat ini adalah anak usia 15 tahun yang percaya diri dan ceria. Jangan sampai dua hal itu hilang hanya karena kamu salah ambil keputusan. Meski, hidup memang sebenar-benarnya pilihan. Aku sampai di titik yang sekarang ini karena saat SMA memilih kelas "tertentu", kamu udah tahu maksudku, kan. Sekarang, kamu juga siap-siap akan menjalani tes untuk kelas tsb, kan. Mumet, ya. Bangett. Yang mengerti surat ini memang hanya kita berdua. LOL. Oh iya, bacanya sambil duduk ya, Dear.

Kamu jangan salah paham. Aku sangat bersyukur dengan kehidupanku yang sekarang. Aku cuma mau bilang, apa pun pilihan yang kamu ambil, jangan sampai kepercayaan dirimu hilang hanya karena omongan segelintir orang.

Baik aja enggak cukup, Dear. Kamu mulai masuk dunia yang sebenar-benarnya dunia di usia ini. Kamu harus paham bahwa untuk bertahan, baik aja enggak cukup. Kamu juga harus kuat. Haruss!!

Kamu mungkin akan mengalami hal-hal yang nggak kamu sangka. Tetap tenang. Tetap yakin. Tetap dekat sama Allah.

Kamu mungkin akan mengalami banyak kekecewaan. Tetap positif. Kadang, luka emang dibutuhkan untuk membuat kita jera dan sadar. Di situlah sejatinya ada pelajaran berharga.

Kamu mungkin akan banyak mengalami hal-hal yang membuatmu terbang melayang. Nikmati, tapi jangan terlena.

Udah dipanggil emak buat nyuci piring sama nyapu, ya? Baiklah. Pesan terakhir, apa pun yang terjadi, tetaplah percaya diri. Jangan salah ambil keputusan, misal milih diem padahal ingin bicara, milih meng-iya-kan kata-kata mereka yang meremehkanmu padahal kamu bisa, dll. Jangannn!!! Teruslah meyakini bahwa setiap orang punya kesempatan yang sama. Jangan pedulikan mereka yang mencoba membuatmu down. Mereka aslinya takut kok. Tetaplah jadi Miyosi yang ceria. Itu memang dirimu yang sebenarnya. Dan yang penting, jangan pernah jauh dari Allah karena kita bisa kuat atas izin Allah.

Semangat ya, Dear.


Regards,
Dirimu 32 tahun.


  • Share:

You Might Also Like

11 comments

  1. Saya juga pingin bikin surat untuk diri sendiri 15 tahun ke depan, tapi saya mau publish gak tega.. hahhaa.. terlalu emosional, jadinya malah bikin surat untuk pembaca. Hahhahaaha.. mungkin nanti kalo udah muncul keberaniannya, saya mau coba bikin lagi 🤣🤣🤣 , di Bullet Journal saya mah sering bikin. Biasanya di buku baru , atau awal tahun. Sebagai reminder dan penyemangat juga.. 🤭🤭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih rutin gitu y Mb
      Bagus juga itu bwt kesehatan jiwa
      Mo coba juga, ah
      Xixixi

      Delete
  2. Langsung inget pertama kali ketemu miyosi. Hah, umur 17 taun!!! :D

    ReplyDelete
  3. Kok berasa kyk lagi baca aku yg mauk ngasi petuah ke aku jmn muda yg rangking 1 terus tp sekarang pas uda gede pilih jd ibu rumah tangga ya hihi....

    Smangad kaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru buatku masa sma ni masa penurunan mb
      Bener2 seperti kehilangan jati diri
      Walau "balas dendam" pas kuliah hrs trbaik
      Klo mnurutku jd ibu rt malah keren loh mb
      Kita bisa milih2 kerjaan
      Aplg skrg bisa online xixixi

      Delete
  4. "Nikmat tapi jangan terlena"

    Setujuuuu... Nobita aja sampai ngirim doraemon untuk nemenin nobita yang kecil. Hihihi

    ReplyDelete
  5. Waah jadi inget film doraemon niiih yg dikirim nobita untuk dirinya di masa lalu 😍

    ReplyDelete
  6. kok jadi inget jaman SMA ya. penuh dengan hmmmm... gitu lah yaa. wkwkwk

    ReplyDelete