3 Kota Impian dengan Alasan (Sok) Filosofisnya Masing-Masing

By Miyosi Ariefiansyah - December 02, 2018

3 Kota Impian dengan Alasan (Sok) Filosofisnya Masing-Masing


Pernahkah kita ingin mengunjungi sesuatu hanya karena alasan sepele dan receh banget? Tentunya, pernah. Misal, pengin ke Asgard (dalam mimpi) hanya karena pengin ngejitak Loki. Atauu, ke Gotham City (dalam mimpi juga) cuma buat nemuin Bruce Wayne biar jadi donatur (secara, dia wong sugih). Bahkan, mungkin ke Wakanda. Sayangnya, ketiga kota tsb. enggak ada di dunia nyata. 😁

Ketika tema blog di hari ke-13 ini tentang kota yang paling ingin dikunjungi, sesungguhnya saya bingung. Karena bagi saya, ke mana aja oke. Bukan masalah ke mananya, tapi sama siapa. Bayangin aja kalau ke tempat yang sebenarnya menyenangkan, tapi bareng orang yang bossy dan rewel, pasti menderita, kan.

Yang ada dalam pikiran spontan saya kemudian adalah seperti yang sudah saya sebutkan di awal tulisan ini. Masalahnya, tempat-tempat tersebut cuma ada di dunia fiksi. Xixixi. Ya, sudah, cari yang lain.

Jangan bilang Mekah dan Madinah kok enggak masuk daftar tempat impian, ya. Bagi saya, dua tempat suci tsb adalah keniscayaan untuk dikunjungi sama halnya seperti salat yang wajib dilakukan. Jadi enggak perlu ditulis lagi.

Jangan bilang juga kenapa enggak ada kota-kota di Indonesia. Belagu amat. Jangan berprasangka. Saya mencintai Indonesia sebagaimana yang lain. Hampir setiap tempat di Indonesia itu istimewa sehingga kalau ditulis dan dijabarkan, satu postingan pun enggak cukup.

Maka, kota impian yang saya tuliskan di postingan sekarang adalah yang terlintas detik ini, yang alasan ingin mengunjunginya begitu recehhh dan bisa jadi enggak penting buat yang lain. Atau, mungkin akan mengundang komen, "Eaalahh,"

Ada TIGA kota yang saya pilih dengan alasan recehnya masing-masing.


Kota pertama, WINA, kota tempat tinggal Chiaki sebelum dia pindah ke negara asalnya, Jepang. Kota tempat Chiaki menemukan PASSION-nya.

Pernah nggak berpikir ulang atau mengingat di mana kita menemukan passion untuk yang pertama kali? Di mana kita menyadari passion kita itu di A atau B, jadi C atau D? Padahal, itu penting. Seperti Chiaki yang mengejar dan menekuni apa yang ia sukai setelah menemukan sosok inspiratif yang enggak lain adalah guru musiknya Viera Sensei di Wina.

Lalu, kenapa kota ini saya pilih? Ya, kota ini mengingatkan saya pada Chiaki yang nemuin TUJUAN hidup 10 atau 20 tahun lagi mau jadi apa sehingga sekarang harus belajar apa. Poin dia yang seperti itu mengingatkan saya pada diri sendiri agar fokus pada tujuan sehingga bisa mewujudkan apa yang diinginkan 10 atau 20 tahun ke depan.

Ehh, ngomong-ngomong, Chiaki itu siapa? Dia tokoh utama di drama Jepang, Nodame Cantabile. Tuu, kann, pasti komen dalam hati "eeaalahh". Sudah saya duga. 🤣


Kota kedua, PRAHA, kota yang didatangi Chiaki setelah ia sembuh dari phobia pesawat terbang. Impian Chiaki sempat terhenti hanya karena masalah phobia, sesuatu yang mungkin bagi yang lain sepele. Karena alasan itu, dia jadi enggak bisa ke mana-mana. Padahal, kesempatan terpampang di depan mata. Sayang banget, kan. Dengan bantuan Nodame, akhirnya Chiaki berhasil menyembuhkan phobianya. Ia pun bisa terbang ke mana-mana untuk menggali ilmu sekaligus mengaplikasikannya. Nahh, salah satu kota yang ia kunjungi, kalau enggak salah yang pertama, setelah sembuh dari phobianya adalah PRAHA.

Sesuatu yang berhasil kita capai pertama kali setelah sembuh dari kejadian yang membuat trauma pasti berkesan, bukan. Itu yang membuat saya memilih PRAHA di urutan kedua.


Kota ketiga alias yang terakhir, QUEBEC, tempat Ji Eun Tak bertemu kembali dengan Kim Shin setelah laaamaa berpisahh. Akhirnya, ketemu lagi. Enggak rugi deh Kim Shin bela-belain setiaa to the max. Xixixi. Yang enggak tahu siapa Kim Shin atau Ji Eun Tak, silakan googling. Yang udah tahu kalau mereka adalah bagian penting dari drama Korea Goblin, syeelamat. 😂


Itulah ketiga kota impian yang terlintas secara spontan saat menulis ini. Receh ya alasannya. Atau, mungkin malah sok filosofis. Ahh, biarlah. Maklumin, ya.

Nah, kalau teman-teman kota mana, nih?

  • Share:

You Might Also Like

9 comments

  1. Mekkah dan Madinah memang nggak perlu masuk daftar ya. Kalau aku karena ada niat dan usaha untuk kesana. Ya, proseslah. Setiap muslim pasti memiliki keinginan kuat untuk berangkat ke tanah suci.

    Semoga terwujud ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mb
      Semoga kita bisa ke dua kota suci tsb y
      Aamiin ya Allah

      Delete
  2. Eh, sama!
    Aku juga pengen ke Quebec. Tapi tidak aku tuliskan. Karena posisinya ada di nomor enam. Dan yang masuk cuma tiga saja. Tosss!!

    ReplyDelete
  3. Sopo iku Chiaki. Hahaha... Dari dulu aku paling gak ngerti sama duniamu yang satu itu :D

    ReplyDelete
  4. Chiaki itu dalam sebuah film kan ya kak? Penasaran pengen nonton deh kak hihihi kasih tahu dong apa? Xixi😊

    ReplyDelete
  5. wkwkwk, ya ampuuun mba dari dulu yaaa ternyata, haha... Aku ngakak bacanya.. the real you bangeet...

    ReplyDelete