Hikmah Mudik bagi Perantau: Semakin Mencintai Kampung Halaman

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - May 09, 2019


Puasa identik dengan mudik atau pulang kampung. Biasanya, orang-orang termasuk juga saya dan suami sudah membeli tiket untuk pulang jauhh-jauhh harii. Alasannya klise: takut kehabisan. Alasan yang kedua, khawatir kalau beli mendadak harganya mahal. Xixixi. Emak-emak ekonomis ya gini.

Sebelum menikah, saya enggak pernah ngerasain mudik. Yang ada sih nunggu sembari duduk manis kipas-kipas hore. Setelah menikah dan pergi meninggalkan kampung halaman untuk merantau bersama suami tercinta, saya merasakan yang namanya mudik.

Jika ditulis, kira-kira seperti ini perjalanan mudik saya:

  1. 2009: Bekasi - Palembang - Bekasi (via darat dan laut)
  2. 2010: Bekasi - Palembang - Malang (via darat dan laut)
  3. 2011 & 2012: Bekasi - Malang (via udara)
  4. 2013: enggak mudik karena sebelum hari raya udah pulang
  5. 2014, 2015, 2016: Balikpapan - Malang (via udara)
  6. 2017, 2018, & besok 2019: enggak mudik karena sejak hamil sampai in syaa Allah pergi lagi ikut suami sekolah masih di kampuang halaman
Kalau ditanya enakan mana: mudik atau enggak? Menurut saya semua ada plus minusnyaa.

Pas enggak mudik misalnya, saya enggak perlu keluar ongkos buat beli tiket. Ya kalau cuma ke kota sebelah, kalau jauh kan ya lumayan banget ya. Belum lagi masalah printilan-printilan yang lain. Ya meskipun di sisi lain enggak bisa dimungkiri kalau mudik memiliki sensasi tersendiri. 

Sebelum merantau, saya menganggap kampung halaman ya biasa aja. Semua berubah setelah mengembara ke kampung orang. Rasanya, lihat kampung sendiri benar-benar sangat sangat istimewa. Dari situ kadang berpikir manusia emang harus dilempar dulu gitu ya ke suatu tempat biar menyadari dan memahami bahwa tempat kelahirannya itu luar biasa? Bisa jadi. 

Saat masih ngendon di kampung halaman, ya bila pun pergi ke tempat kakak yang di Jakarta saat itu kan sifatnya maenn bukan domisili, saya lumayan sering menganggap bahwa tempat lain itu luarr biasa. Setelah merantau, pikiran saya berubah... kampung halaman enggak akan pernah bisa terganti walau di tempat lain juga memiliki banyak kelebihan. Memang, kadang sesuatu itu nampak indah ketika dilihat dari kejauhan. Padahal pas didekati juga... ah sama ajaa. Pernah juga kan ngerasain ini?

Kalau pengalaman kalian sendiri gimana?

Selamat beli tiket mudik ya, Temanss. 

#30HariMemetikHikmah
#TantanganMenulisIPMalang
#RumbelMenulisIPMalang
#IbuProfesionalMalang
#HariKe-4



  • Share:

You Might Also Like

2 comments

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)