Mommyclopedia, Sahabat Ibu Baru Mengasuh Batita tanpa Galau

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - January 17, 2019



Judul: Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Batita
Penulis: dr. Meta Hanindita, Sp.A.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun: Cetakan I 2017
Halaman: 168
Beli di: Gramedia Digital (paket premium)
Waktu baca: 15 - 17 Januari

Dilema ibu-ibu zaman sekarang ini sudah bukan lagi "di mana mendapatkan info", tapi "mana info yang valid". Setiap hari, ada jutaan -atau bahkan lebih- informasi terkait tumbuh kembang buah hati. Belum lagi informasi dari pendahulu yang kadang jauh berbeda dengan yang kita dapat saat ini. Maka, ibu baru seolah "dipaksa" untuk memilih: mengikuti parapendahulu yang sudah pengalaman dan terbukti atau menyesuaikan dengan ilmu yang berkembang saat ini.

Pengalaman saya sendiri misalnya, saat anak yang masih berusia beberapa hari kena kuning karena nilai bilirubin tinggi, dilema pun melanda. Browsing sana-sini yang ada makin galau karena yang saya baca, semuaanya mengarah ke sesuatu yang menyeramkan. Sedangkan di dunia nyata, ibu-ibu yang sudah berpengalaman bilang kalau kuning itu enggak apa-apa. Hampir semua bayi juga begitu. Tinggal dijemur, beres. :)

Beruntung, suami mengerti kekhawatiran (dan keperfeksionisan) saya. Waktu itu, akhirnya anak saya difototerapi 2 x 24 jam karena nilai bilirubin yang semakin tinggi. Jelas, hal tersebut enggak bisa dianggap sepele. Kuning sendiri muncul salah satunya karena golongan darah saya dan anak berbeda, saya O dan dia A sama seperti ayahnya. Mengenai keharusan untuk dijemur, dokter anak menjelaskan bahwa poinnya bukan menjemurnya, tapi anak banyak minum ASI sehingga kuning yang notabene racun bisa ke luar melalui BAB dan BAK. Mengenai kenapa harus dijemur, dokter juga menjelaskan  bahwa dengan dijemur, bayi akan haus. Kalau haus, bayi akan banyak minum ASI. Dan kalau banyak minum, yang ke luar juga banyak termasuk racun atau kuningnya itu. Alhamdulillah, anak saya sehat dan ceria kemudian.

Saya yakin, cukup banyak ibu baru yang jam terbangnya jelas belum tinggi (meskipun sebelumnya mungkin sudah melahap jutaan teori) yang kadang galau ketika ada kondisi enggak biasa muncul saat merawat dan mengasuh anak. Makin browsing, bukannya dapat pencerahan, malah makin pusing karena info yang didapat melebar ke mana-mana. Tapi mau pasrah dan cuek jelas enggak bisa.

Itu sebabnya, saya bersyukur jika kemudian ada buku panduan merawat batita yang menjelaskan beragam hal mulai dari yang sifatnya dasar sampai berat. Saya kira, semua materi yang ada di buku ini sangat dibutuhkan ibu baru.

Oh iya, mengapa batita? Karena batita memang masa seorang anak ingin mengeksplore segalanya, dimulai saat ia sudah bisa jalan, tepatnya. Fase tersebut bukannya periode yang ringan "hanya" karena kita sudah jarang menggendong, justru sebaliknya. Karena sudah bisa ke mana-mana dan keingintahuan terhadap dunia begitu tinggi, maka pengawasan pun tidak bisa sekadarnya. Pun perawatan dan pengasuhan.

Buku yang memiliki banyak ilustrasi sehingga pembaca tidak akan dibuat bosan ini terdiri dari 5 poin penting.

Poin pertama membahas tentang perawatan fisik batita mulai dari kesehatan dan kebersihan panca indera, alat kelamin, gigi, kuku, dan rambut. Selain itu, dibahas juga masalah yang sering timbul beserta solusi.

Poin kedua membahas tentang nutrisi balita yang didapat dari ASI dan makanan. Bagaimana menyapih dengan cinta tanpa harus membuat batita terluka juga dibahas dengan detail. Saya jadi ingat kalau 3 bulan lagi mulai menyapih anak. Moga-moga aja sukses dengan mengikuti saran dari buku ini.

Poin ketiga membahas mengenai milestone. Apa saja yang harusnya bisa dilakukan batita dan kapan kita harus konsultasi ke dokter. Lalu, stimulasi apa saja yang bisa kita berikan agar pertumbuhan batita bisa optimal. Di poin ini juga dibahas karakteristik batita di setiap masa beserta upaya mengatasinya. Misal, usia 2 tahun, batita takut jika ditinggal ibu/pengasuhnya.

Poin empat membahas tentang BERAGAM penyakit langganan batita plus solusinya seperti apa. Di poin ini, kita didorong untuk menjadi dokter keluarga. Dalam artian, enggak langsung panik ketika batita mengalami suatu hal. Sebagai ibu, kita tahu kapan harus segera ke dokter dan kapan enggak. Yaa, walaupun dalam praktikny, kita mungkin enggak bisa setenang itu. Selain itu, di poin ini juga dibahas tentang imunisasi.

Poin terakhir membahas hampir mirip dengan poin sebelumnya yaitu apa yang kita lakukan pertama kali ketika batita mengalami hal yang tidak diinginkan, misal jatuh atau terluka. Meskipun kita pasti enggak berharap batita kenapa-kenapa, tapi tidak ada salahnya jika berjaga-jaga sehingga ketika batita mengalami hal yang sedikit bikin jantung serasa mau copot, kita tahu apa yang harus dilakukan.

Buku ini ditulis oleh dokter spesialis anak sehingga poin-poin yang disampaikan bisa dipertanggungjawabkan, sesuai ahlinya.


  • Share:

You Might Also Like

13 comments

  1. Asiiik ada referensi buku parenting lagi nih. Sekali Lg makasih ya mbak sudah mau berbagi akun Gramedia digital.

    ReplyDelete
  2. Bagus banget bukunya, Mbak. Panduan buat ibu merawat anaknya terutama batita, masalah toilet training sekarang sedang saya rasakan. Mungkin ada juga, ya, dibuku ini?

    ReplyDelete
  3. Wah keren nih bukunya, mengupas tuntas cara pengasuhan anak yang baik dan benar
    apalagi penulisnya dokter anak, pastinya terpercaya ya kelimuannya
    Makasi mbak

    ReplyDelete
  4. wah ini bukunya bermanfaat banget nih buat buibu anak batita

    ReplyDelete
  5. Senangnya ya, sekarang banyak buku parenting dan cara merawat anak. Semoga anak Indonesia selalu sehat dan bahagia. Terima kasih reviewnya.

    ReplyDelete
  6. Buku keren nih, sepertinya harus segera hunting me toko buku, makasih infonya ya mba, salam kenal!

    ReplyDelete
  7. Bagus bukunya ya, Mba karena yang nulis adalah dokter jadi infonya bisa lebih dipertanggungjawabkan. Sayang, anakku udah gede semua tapi bukunya pasti akan menjadi referensi buat ibu-ibu muda.

    ReplyDelete
  8. Tampaknya daku memerlukan buku ini dehhh.. Harganya berapa, mba?

    ReplyDelete
  9. Dokter Meta Hanindita ini termasuk aktif banget loh menulis buku. Aku punya satu bukunya mba, lupa tapi judulnya. Soal perawatan kesehatan tanpa harus sering-sering ke dokter atau apa yaaa hihiii lupa.

    Milestone anak merupakan salah satu hal berharga yang terlewat kuabadikan pada anak-anakku. Sekarang mereka udah besar-besar. Mau nulis detail tentang apa saja yang terjadi dengan mereka udah kurang semangat lagi. :))

    ReplyDelete
  10. Jaman anak pertama dulu, ragam referensi yang bagus, tentang tumbuh kembang anak masih jarang yang pake bahasa indonesia, sekarang udah melimpahhh yaaa. Program satu lagi apa? 😂

    ReplyDelete
  11. jaman sekarang
    aneka info tentang anak
    lengkapppp yaaa

    tinggal kita nih sebagai ibu
    mau baca apa enggak
    mau terus belajar atau mager ajaaaa

    makasih infonya
    bikin pengen punya balita lagi nih
    #eh

    ReplyDelete
  12. wah kayaknya bukunya lengkap banget ya, mbak...
    Jadi pengen punya batita #eh bukunya. hihihiiii

    ReplyDelete
  13. Jadi pengen baca juga buku ini. Soalnya bener banget sih derasnya arus informasi bikin inputan d kepala rasanya penuh bangeeet dan agak kesulitan memfilter nya

    ReplyDelete

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)