Cara Sederhana Aprilia Nur Tasfiyati, Ilmuwan Indonesia Peraih Early Career Chemist Award, Mahir bahasa Inggris tanpa LES

By Miyosi Ariefiansyah - January 05, 2019


Bisa bahasa Inggris di masa sekarang ini adalah sebuah keniscayaan. Bukan buat gaya-gayaan, tapi memang kebutuhan. Yaa, mau gimana lagi emang faktanya gitu kan, ya. Siapa yang enggak setuju? Xixixi.

Adakah di antara kalian yang sampai sekarang enggak bisa atau belum terlalu lancar bahasa Inggris? :)

Kalau iyaa, tenang aja sih enggak usah malu apalagi minder, banyak temannyaaa. Wkkk

Menurut saya pribadi, bahasa Inggris itu enggak jauh beda sama bahasa Indonesia. Maksudnyaa, emang udah pada yakin bahasa Indonesianya benar? Yakin kosakata bahasa Indonesiany banyak bangett? Yakin selalu tahu dengan benar SPOK?

Pasti jawabannya enggak, kan. Pasti dalam berbahasa Indonesia sehari-hari kita pernah melakukan kesalahan. Padahal, bahasa Indonesia bisa dibilang bahasa Ibu, dalam artian sejak kecill kita udah terbiasa.

Nahh, yang dari bayi terbiasa aja bahasa Indonesiany bisa salah. Apalagi, yang bukan bahasa sendiri dan yang baru belajar pas SD atau setelahnya, enggak pernah dipakai dalam kegiatan sehari-hari pula. Jadi ya wajar dongg kalau kadang/sering salah. Bukan hal yang memalukan dan bukan sebuah kebodohan. Hanya masalah kebiasaan saja.

Jangan merasa inferior kalau bahasa Inggris kalian entah pasif atau aktif atau dua-duanya belum lancar. Sama aja enggak usah inferior kalau bahasa Sunda kalian enggak sebagus bahasa Jawa, dengan asumsi misal bahasa Sunda dijadikan bahasa internasional dan kalian bukan orang Sunda. Wajar, kan?

Tapii, bukan berarti juga pasrah atau cuek gitu aja.

"Ya udahlah ya namany bukan orang Inggris y wajarlah gak bisa, ya bodo amat"
Ya enggak gitu juga kalii.

Berhubung bahasa Inggris sekarang ini sudah menjadi kewajiban akibat tuntutan zaman, maka mau enggak mau suka atau enggak, kita harus meningkatkan kemampuan ini jika dirasa belum mumpuni. Harus!

Untuk meningkatkan kemampuan bahasa aslinya Pakdhe Tom Cruise ini sebenarnya enggak perlu ribet, mumet, sampai njelimet, yang sederhana pun bisaa. Seperti yang dilakukan oleh teman SMA saya, Aprilia Nur Tasfiyati, Ilmuwan Indonesia Peraih Early Career Chemist Award. Wanita yang saat ini sedang menempuh studi S3-nya di Aussie ini mengaku ENGGAK PERNAH les bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan bahasa asingnya tersebut. Yang dilakukan sosok ramah dan bersahabat yang masih sangat fasih bahasa Jawa ini sangat sederhana, yaitu:

1. Membaca novel, komik, dan bacaan apa pun dalam bahasa Inggris.

2. Menonton film barat menggunakan subtitle bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia. Kemudian, mencoba enggak pakai subtitle sama sekali.

3. Rajin mendengarkan podcast bahasa Inggris dari website British Council.

Poin 1 - 3 ini menurut April bisa meningkatkan kemampuan reading dan listening. April mengaku kerap dapat full score saat tes.

Sedangkan untuk writing dan speaking, yang paling penting banyak latihan saja dan jangan takut salah. Lebih-lebih, saat ini ada banyak sekali aplikasi belajar bahasa Inggris yang bisa tinggal download aja di playstore, termasuk aplikasi untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan menulis. Dia pun sampai saat ini mengaku masih terus mengasah dua kemampuan tersebut.

Ah, merendah banget deh Kakak April ini. Padahal menurut saya, kemampuan dia udah bagus banget. Semoga makin sukses ya, Kakak April dan tetap humble. Ilmunya berkah. Aamiin.

Nah, itu tadi cara sederhana Aprilia Nur Tasfiyati, Ilmuwan Indonesia peraih Early Career Chemist Award, mahir bahasa Inggris tanpa LES. Moga-moga bermanfaat buat pembaca.

Mungkin, ada di antara kalian yang setelah baca ini kemudian ngedumel sendiri, "Ealah, gitu doang tipsnya?" Ya, emang tipsnya gitu-gitu aja, yang paling penting itu LATIHAN dan LATIHAN, menurut April ketika saya wawancarai lewat FB Messenger. Fixed, enggak ada trik khusus.

Kalau teman-teman ada yang pengin berbagi ilmu dan tips juga seperti Kakak April, sangat boleh. Makasih banyak malah. Silakan berbagi info tips meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kalian di kolom komen, ya. Yuk, kita diskusi.

  • Share:

You Might Also Like

8 comments

  1. Suka banget tipsnya Miyosi. Memang nggak wajib kudu harus les kalau mau bisa fasih berbahasa Inggris.

    Oh iya, saya tambahin satu tips lagi. Bergabung dengan klub bahasa Inggris. Biasanya ini gratisan dan bagus untuk melancarkan conversation.

    ReplyDelete
  2. Nonton film pakai teks bahasa Inggris itu berguna banget. Dulu waktu saya kuliah dan ikut tim debat bahasa Inggris, saya nggak cuma disuruh nonton film Hollywood. Film dari Skotlandia, Irlandia, BBC Inggris, Australia, dengan berbagai logat bahasa Inggris yang nggak jelas, juga wajib tonton. Dan waktu itu belum ada YouTube. Jadi nyari filmnya aja juga perjuangan.

    ReplyDelete
  3. Iya.. 3 Cara itu memang efektif sih mbak. Terutama untuk conversation. Cuma kalo buat nyusun tulisan belum berani saya. Hahaha.. tetep patokannya harus Grammar 😂

    ReplyDelete
  4. Kalau dulu zaman di pesantren kami diminta bicara dengan bahasa Arab atau bahasa inggris sebisanya. Kalau dalam satu kalimat hanya bisa satu kata pakai bahasa asing ya nggak masalah. Lama2 memang jadi lancar dan lebih mudah. Mana dulu kami anaknya pede banget 😂

    ReplyDelete
  5. Memang kita perlu latihan terus menerus agar lancar. Satu lagi nih tipsnya, sering ngomomg pake bahasa inggris sama temen. Walaupun sama2 belepotan nanti bakal lancar. Nisa karena terbiasa :)

    ReplyDelete
  6. Tips sederhana, bisa karena terbiasa. Yang paling saya suka nonton film meyenangkan dan menambah kosakata, sempat ikut kursus bahasa inggris untuk perbaiki grammar tapi kalau nggak dilatih jadi lupa...

    ReplyDelete
  7. Wah, aku mau coba yang dengerin podcast itu, listeningku masih kurang bagus soalnya. :D

    Selama ini aku cuma belajar dikit banget lewat mendengarkan video bule di youtube. Tapi sepertinya kurang maksimal, harus dengerin yg a la british nih. Hehe

    ReplyDelete
  8. Setujuuu banget mbak dengan tipsnya! Aku baru akhir-akhir ini nih nyoba yang poin 3. Makasih mbak jadi merasa diingatkan buat buka podcast yg di website British Council :)

    ReplyDelete