Jalan-jalan Random Pasangan Muda, Kenangan Belasan Tahun yang Lalu
- Hampir semua wilayah JABODETABEK + Karawang sudah kami jelajahi dengan motor kesayangan. Sayangnya, foto-fotonya minim banget. Karena jujur aja selain gadget yang belum secanggih sekarang, dulu fokusnya benar-benar menikmati, bukan foto-foto untuk dokumentasi.
- Gimana rasanya duduk lama di motor? Biasa aja, sih. Bukannya sok kuat, tapi emang begitu adanya. Kan udah dibilang di atas, BERSAMA SIAPA-nya ini yang membuat hal berat jadi ringan *tsaaah. Kalau bareng orang yang menyebalkan, sedetik juga serasa setahun. Pun sebaliknya. YGY.
- Kerap kali, kami engggak hanya membawa diri, tapi juga bawa barang-barang yang lumayan banyak. It's so challenging, apalagi kalau pas macet. Keseimbangan harus banget dijaga.
- Bawa bekal minum adalah sebuah keharusan biar enggak dehidrasi.
- Berhenti di masjid enggak hanya untuk salat, tapi juga beristirahat. Sejenak mengumpulkan energi.
- Ketinggalan dompet padahal jalan sudah cukup jauh. Alhasil ya harus kembali lagi.
- Peralatan "tempur" agar tak menyusahkan diri sendiri dan orang lain enggak boleh dilupakan: helm standar, jaket agar jilbabku enggak berkibar ke mana-mana, tetap pakai celana panjang meskipun pakai rok, dll.
- Yang namanya ban bocor di tengah perjalanan udah jadi makanan sehari-hari. Alhasil, kami berdua jalan kaki (Mas Ryan sembari ngedorong motor) menuju bengkel terdekat.
- Di daerah mana ya lupa banget, kami + motor harus nyeberang sungai pakai rakit.
- Di daerah Cibitung, dekat tempat kerja suami yang dulu, kami harus lewat jembatan kecil panjang yang hanya cukup untuk satu orang. Itu adalah jalan pintas. Jangan sampai ngantuk saat lewat situ karena sedikit saja terpeleset kita akan jatuh ke Sungai Kalimalang.
- Pernah disangka pasangan ehem-ehem saat menginap di salah satu hotel untuk staycation hanya karena KTP kami masih berstatus single (baru ganti KTP beberapa tahun kemudian). Dodol-nya, surat nikah pun enggak bawa. Alhasil ketika kami bilang kalau pasutri, mas-mas resepsionisnya hanya mesam-mesem sembari menatap kami bergantian seolah ingin bilang, "Astaga, anak kuliahan zaman sekarang!"
- Teman-teman FLP Bekasi adalah salah satu saksi kerandoman kami.

0 comments
Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)