Blogger Perempuan, Mengakomodasi Postingan Blog Sesuai Hari! Bergabung di Sini Enggak Akan Rugi

By Miyosi Ariefiansyah - November 23, 2018

Blogger Perempuan, Mengakomodasi Postingan Blog Sesuai Hari! Bergabung di Sini Enggak Akan Rugi
Gambar: FB Blogger Perempuan

BOHONG kalau saya bilang enggak terpengaruh dengan peristiwa naas yang dialami oleh Lion Air beberapa waktu yang lalu. Bohong juga kalau saya berkata sok bijak dan enggak ikut sedih ketika tahu bahwa parakorban rata-rata adalah pejuang keluarga. Semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kekuatan luar biasa. Aamiin.

Sebagai manusia yang punya hati nurani, saya pasti ikut sedih dan terpengaruh. Dan, efek lainnya mungkin... parno/jiper/apalah namanya.

Seperti hari ini. Sejak pagi, saya sudah bolak-balik ke kamar mandi yang mengindikasikan sedang ada sesuatu yang saya pikirkan. Raga memang biasa aja, tapi pikiran ke mana-mana. Dan benar kata ahli, psikis memengaruhi fisik. Buktinya ya saya pagi ini.

Sebagai istri yang punya suami sering dinas ke mana-mana menggunakan pesawat (untuk menghemat waktu, kalau jalan kaki tahun depan baru sampai, Say),  mental saya sebenarnya sudah cukup terlatih. Saya yakin kalau suami akan dijaga Allah. Bukankah Allah sesuai prasangka hamba-Nya, ya. Tapi setelah kejadian Lion Air, saya tidak bisa sepenuhnya positive thinking. Khawatir itu selalu ada walau katakanlah cuma 1% karena sisanya yakin sama Allah.

Rencananya, suami akan menggunakan maskapai tsb dari Maluku ke Makasar. Alasannya, adanya itu. Mau gimana lagi. Suami terbang pukul 06.00 WIB atau lebih cepat waktu setempat.

Doa? Kalau masalah doa, tanpa harus digembar-gemborkan, saya yakin semua orang juga melakukannya. Otomatis. Tak terkecuali, saya. Tapi, saya juga butuh tindakan nyata. Yang sebenarnya, tindakan tsb juga representasi dari doa.

Biasanya, saya buka-buka media sosial atau browsing hal-hal yang sekiranya bisa menenangkan hati. Maka, pagi tadi pun saya begitu. Apalagi saya lihat, bocil tidur lagi setelah sempat bangun. Daripada mengerjakan kerjaan rumah enggak konsen, mending berselancar sebentar di dumay. Berharap kekhawatiran saya bisa tersalurkan.

Saya mampir di salah satu grup blogger yang anggotanya khusus perempuan yang mengakomodasi tulisan-tulisan anggotanya berdasarkan tema per harinya. Saya memang belum genap satu tahun bergabung di grup yang menamakan dirinya Blogger Perempuan tsb, tapi rasanya sudah cukup kenal bagaimana "hawa" di sana. Salah satunya, mengenai adanya tema harian seperti yang sudah saya tulis sebelumnya.

Saya mencari postingan tentang keluarga dan perbaikan diri. Tidak susah karena memang semuanya sudah terangkum sesuai hari.

Di setiap tema, ada banyak postingan blog. Saya mengeklik beberapa yang berkolerasi dengan yang sedang saya cari dan rasakan. Seperti misalnya, saya menemukan link tentang kegalauan seorang ibu yang harus naik Lion Air lagi setelah peristiwa tsb.

Nah, bukan saya aja kan, ternyata. Namanya manusia biasa. Takut itu wajar. Yang penting cara menghadapinya saja. Jangan benci rasa takut karena itu menandakan kita masih manusia yang butuh Sang Pencipta. Benar, bukan.

Saya juga baca postingan lain yang serupa. Alhamdulillah, sedikit tenanglah hati karena enggak hanya saya saja yang punya rasa khawatir seperti ini meskipun hanya dalam hati. ☺

Salah satu cara menghadapi kegalauan adalah mencari yang senasib: sama-sama khawatir atau sama-sama pernah mengalami. Karena kalau sembarangan "nyampah" mengekspresikan perasaan, yang ada kadang dongkol karena dicap LEBAY. 🤣🤣

Saya bersyukur ada Blogger Perempuan. Saya juga bersyukur menjadi bagian kecill di dalamnya. Saya bisa dengan mudah membaca postingan humanis (alias postingan tentang pengalaman yang feel-nya pasti beda) yang saya butuhkan tanpa harus repot-repot googling. Menjadi bagian dari keluarga besar Blogger Perempuan juga relatif mudah. Silakan saja cari di Facebook grup bernama Blogger Perempuan. Klik "Join", kemudian akan dipandu langkah-langkahnya seperti apa.

Katanya, wanita butuh sharing, termasuk sharing perasaan dengan membaca postingan-postingan yang senada dengan yang sedang dipikirkan.

Dan alhamdulillah, ketika saya selesai menulis ini, suami saya sudah sampai di Makasar. Allah Mahabaik.





  • Share:

You Might Also Like

10 comments

  1. Betul.. tanpa harus repot-repot Googling. Apalagi di Grupnya kan setiap hari diberikan tema tertentu, nah kita bisa blogwalking berdasarkan link yang ada. Hihi..

    ReplyDelete
  2. Mungkin izzah belum terbiasa untuk mengahawatirkan sesuatu hehehe tapi bener banget cari orang yang senasib agar bisa berbagi rasa. Termasuk gabung sama komunitas yang sama bisa bikin kita semangat . Gtu ya kak ?

    ReplyDelete
  3. Dari komunitas ini saya banyak dapat ilmu terutama ilmu blogging. Tinggal klik yang sosmed, di situ banyak yg sharing.

    ReplyDelete
  4. Semangat terus sesama pejuang LDM 😊Senengnya ketemu kamu lagi,biar jauh tapi berasa deket. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bgt phit
      Aku jg seneng bgt loh ad temen sekelas yg ikut ini
      Brasa g sendirian wkkk
      Moga2 2019 g ldm lg y kita

      Delete
  5. Ga ruginyaaa itu banget miy kl join BP, dan memang saat ada yg sdg kita pikirin atau semacem ada yg mengganjal, cari temen sepenanggungan jd lbh bikin kita realistis, bersyukur, dan merapal doa lagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini juga gara2 mb prita
      Asliny kan aku dah males ngeblog
      Berkat kompor dr dirimuuhh hahah
      Suwun makk

      Delete