Agen Naskah, Iya atau Enggak?

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - October 31, 2018

Agen Naskah, Iya atau Enggak?


Agen Naskah Itu Apa?

Bisa dikatakan bahwa agen naskah adalah PENGHUBUNG antara penerbit atau pemberi kerja dengan penulis. Kalau dalam dunia keartisan, agen naskah mirip dengan manajemen yang membawahi para artis yang menghubungkan artis dengan pemberi kerja/pemakai jasa. Pun agen naskah. Posisinya ada di tengah-tengah.


Kenapa Agen Naskah Hadir? Bisa Dibilang Sisi Positif

Jika pertanyaannya demikian, maka jawabannya pasti karena pasarnya ada, karena keberadaan akan agen naskah itu dibutuhkan.

1. Penulis sibuk banget sehingga tidak sempat browsing atau pedekate dengan penerbit.

Keberadaan agen naskah dalam situasi ini akan sangat mendukung karena agen naskahlah yang bisa dibilang “mumet” mencarikan penerbit yang sesuai untuk naskahnya sang penulis sibuk ini.
Misal:
Seorang dosen yang sudah doktor wajib menerbitkan beberapa buku agar bisa menjadi profesor (salah satu syaratnya). Karena sang dosen sangat sibuk ngajar dan mengerjakan proyek sehingga ia meminta bantuan agen naskah untuk mencarikan penerbit yang kira-kira mau menerima karyanya untuk diterbitkan. Dalam hal ini, tugas sang dosen hanya menulis saja. Dia tidak perlu repot-repot browsing penerbit, pedekate, atau semacamnya.
Jangan dianggap sepele, browsing penerbit dan pedekate ke mereka itu butuh waktu yang enggak sebentar. That’s why bagi yang profesi utamanya bukan penulis tentu mengalami kesulitan di masalah waktu.

2. Penerbit tidak perlu pusing-pusing menyeleksi naskah penulis yang masuk karena sudah dibantu agen naskah untuk menyeleksi di awal.

Biasanya, agen naskah yang profesional (dan alhamdulillah semua agen naskah yang pernah bekerja sama dengan saya profesional) akan ketat dalam memilih naskah sebelum disalurkan ke penerbit. Dengan adanya proses tsb, setidaknya pekerjaan kru penerbit berkurang. Jika tanpa agen naskah, penerbit mungkin menyeleksi 8 kali. Maka dengan adanya agen naskah, penerbit mungkin hanya akan melakukan 4 langkah atau bahkan kurang.

3. Untuk penulisan proyek tertentu, peran agen naskah akan sangat diperlukan sebagai koordinator.
Misal, pemerintah memiliki proyek untuk menerbitkan buku-buku pengayaan yang nantinya akan disalurkan ke seluruh sekolah di Indonesia.
Pemerintah mengandeng penerbit dong, yaa.
Nah, kalau penerbit menggandeng siapa? Sedangkan yang namanya proyek itu biasanya dibatasi oleh waktu, misal 6 bulan harus selesai, & membutuhkan banyak orang.
It means penerbit harus hunting penulis-penulis yang sesuai. Butuh waktu, ya. Dan, itu pun belum tentu cocok. Ribet, ya.
Nah, biar enggak ribet, penulis menggandeng agen naskah sebagai koordinator penulis. Jadi agen naskahlah yang bertugas mencari penulis-penulis mumpuni sesuai yang diinginkan.


Kenapa Ada Juga Sisi Kurang Enaknya?

Ada sisi positif, maka ada juga sisi sebaliknya. Dan menurut saya, hal ini harus diketahui penulis agar ke depannya tidak terjadi salah paham.

Apa sisi kurang enaknya?
Fee penulis akan dipotong dengan persentase sesuai dengan kebijakan agen naskah masing-masing.
Ada yang 70% : 30 % dan ada juga yang 80% : 20% dimana persentase yang lebih besar adalah milik penulis
Menurut saya hal tsb fair. Kalau emang enggak mau fee kepotong, ya langsung aja cuzz ke penerbit. Sesederhana itu.


Lalu, Bagaimana Cara Bekerja Sama dengan Agen Penulisan

1. Mencari di FB atau google dengan keyword “Agen Naskah” atau “Agen Penulisan”
Zaman sekarang banyak bangettt, tinggal pilihh
Saya pribadi pernah bekerja sama dengan agen naskah berikut ini (dan yang saya sebutkan di sini kredibel in syaa Allah, setidaknya yang saya alami baik-baik aja)
a. Indscript
b. Re! Media
c. Diaspora
d. Islandscript (sekarang sudah fokus hanya ke projek yang berhubungan dengan IT saja)
e. Miyaz
Di luar yang saya sebutkan itu masih adaa baanyaakkk
2. Teliti sebelum melamar sebagai penulis
3. Jika sudah yakin, silakan melamar sebagai penulis tentu dengan melampirkan CV dan penulisan di bidang apa yang diminati. Nanti, ketika mereka butuh, kita akan dihubungi untuk ikut seleksi. Mirip-mirip casting pemain sinetron, ya.


Hal-Hal yang Harus Diperhatikan
1. Deadline yang diberikan kepada penulis hanya sekitar 2 – 3 minggu untuk 100 – 120 halaman.
Kok sangar bangett?? Ya kalau enggak mau ya jangan gabung. Beress. Huehehe.
2. Kualitas tulisan menentukan “hidup” kita selanjutnya.
Memang pressure-nya tinggi karena selain dituntut cepat, kualitas tulisan juga dinilai.
Kalau jelek, untuk ke depannya kemungkinan besar jasa kita tidak akan dipakai lagi


Kesimpulan: Agen Naskah Yey or Nay?
Pada akhirnya terserah kita. Selama mengetahui konsekuensinya plus minusnya, ya silakan saja memutuskan.


Semoga bermanfaat.
Selamat berkarya!!
Miyosi
(Pernah disampaikan di kelas online)

(Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community)

  • Share:

You Might Also Like

28 comments

  1. Alhamdulillah, semua bukuku diterbitkan via agen naskah.

    ReplyDelete
  2. Ketat juga ya, peraturannya,tapi hasilnya bagus.

    ReplyDelete
  3. Kapan ya bisa punya buku dan diterbitkan. Pengeeeen😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat, Mbaa
      Nulis di blog juga karya, Mb
      Sekarang malah lebih populer

      Delete
  4. Agen naskah memudahkan penulis sebenarnya ya mba. Thanks infonya Mba sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  5. Kelebihan kekurangan pasti ada. Di sisi lain pas penulia repot, agen memang jalan keluar paling ajib tapi kalau bisa handle semuanya sendiri rasanya juga lebih ajib karena bakal tau lebih banyak medan semua permasalahannya. Belom punya buku solo uuy...xixixii

    ReplyDelete
  6. Aku belum lunya naskah yang jadi buku, masih berkelana terus ini heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Temen2ku malah pada banting setir dari penulis buku ke blogger wkk

      Delete
  7. tapi kayaknya enakan ke agen naskah sih. kalau dipotong ya jelas ya. mereka kan jual jasa. dari pada pusing ngurusin, mending waktunya dipakai nulis lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. He em
      Apalagi kalau sehari-hari disibukkan dengan kegiatan non menulis
      Remfong deh mb

      Delete
  8. Coba ajuin sendiri, kalo lamaaa ga ada yang nyantol, pake agen, hihi

    ReplyDelete
  9. Wah, jadi semakin paham tentang agen naskah. Maybe suatu saat nanti mau coba, ah. Terima kasih sharingnya, Mbak.

    ReplyDelete
  10. Menurut saya keberadaan agen naskah sangat membantu, terutama bagi penulis pemula yang ingin nerbitin buku.

    ReplyDelete
  11. Saya malah baru tahu kalau ada agen naskah. Kirain ya nulis ya harus nyari penerbit juga...

    ReplyDelete
  12. Membantu sekali ya mb agen naskah ini, terutama untuk penulis yang belum tau cara kontak dan berhubungan dengan penerbitan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mb
      Atau penulis yg pemaluu berkomunikasi sm kk2 editor 😁

      Delete
  13. PJ Antologi di kelas online juga agen naskah menurut aku, free lagi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benerrr
      Berattt lagi kerjaannya wkk
      Blom kalo dicurhatin sana sini wewww
      Jd curhatt

      Delete

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)