Hari ke-201 di Jepang: Tempat Belanja di Tsukuba

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - July 19, 2020

Salah satu hal krusial yang sering ditanyakan teman-temanku adalah mengenai tempat belanja di sini, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Secara, berhubungan dengan kelangsungan hidup, kan. 

Jujur aja saat akan ke sini, aku enggak terlalu bingung atau khawatir bakal belanja di mana karena kuyakin ada banyak (dan memang benar). Terlebih lagi, sebenarnya aku tipe emak nyantai. Mau belanja? Ya tinggal beli aja di tempat orang jualan. Semudah itu. Xixixi. 

Bila pun sedikit mumet, yang aku tekankan masalah halal enggaknya. Untuk yang satu ini, Alhamdulillah selama di sini kami enggak terlalu kesulitan mencari produk halal atau yang boleh dikonsumsi. Selain rajin kepoin FP-nya Halal in Japan, Halal Gourmet Japan, Serijaya Indonesia, dan Halal Japan, aku juga mendapat informasi dari orang-orang Indonesia yang sudah lama tinggal di sini yang kerap berbagi ilmu di grup. Alhamdulillah, segala kebaikan mereka semoga segera dibalas oleh Allah berlipat. Aamiin.

Lalu, dari sekian banyak tempat belanja yang ada, mana yang menjadi favoritku atau sering aku kunjungi atau andalkan? Yang aku sebutkan ini sifatnya tentu saja subjektif, ya. Bisa saja yang menjadi favoritku ini bukan favorit yang lain. Huehehe.

Adapun yang menjadi dasarku memfavoritkan mereka adalah:
1. Lokasi
2. Harga
3. Sering tidaknya diskon
4. Motif lain, tempat belanja yang enggak cuma untuk belanja tapi juga untuk cuci mata jadi bisa sekalian refreshing
5. Kemudahan akses, misal enggak perlu bolak-balik naik transportasi umum alias cukup sekali aja
6. Ada produk Indonesia-nya, cinta tanah air dong ya jelas
7. Disamperin oleh penjual

Nah, apa aja tempat belanja yang masuk kriteria-kriteria di atas?

1. Konbini Yamazaki
Meski harganya sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan di tempat lain, tapi lokasinya zuperduperr dweekett dari tempat tinggal. Cuma sekitaran 200 - 300 meter aja. Pergi pulang jalan kaki enggak sampai sekilo. Ukuran di sini mah dweekett bangett, ibaratnya enggak ada seujung kuku, huehehe. Aku biasanya ke sini kalau lupa belum beli sesuatu di tempat lain atau beli yang sifatnya printilan. 

Bisa dibilang, konbini ini semacam penyelamat. Pengin cuci piring, tapi lupa belum beli sabun, tinggal lari aja ke konbini. Mau fotokopi, ke konbini juga.

2. York Town
Jaraknya sekitar 5 - 6 km. Bisa dijangkau dengan bus C-10 dari dormi sampai Tsukuba Senta dilanjut jalan kaki sekiloan, pakai sepeda pancal, atau jogging. Aku atau suami biasanya menggunakan cara pertama atau ketiga. 

Untuk cara pertama, aku enggak perlu bolak-balik bayar lagi karena sudah daftar jadi member selama setahun (Maret 2020 - Maret 2021) yang kalau kuhitung dengan membandingkan harga member 9.500 Yen per tahun dengan ongkos PP 273 Yen sekali pergi jelas menguntungkan yang pertama. Apalagi untuk orang yang suka bolak-balik naik C10 sepertiku, sebulan aja udah BEP, huehehe. Sedangkan cara berikutnya adalah jogging dari tempat tinggal sampai Senta kemudian mampir Yorktown untuk belanja. 

Ada yang bilang harga di sini masih cukup mahal jika dibandingkan dengan tempat lain. Ya, mungkin. Tapi kalau tujuan kita enggak cuma belanja, sekalian jalan-jalan atau sekalian olahraga misalnya, tempat ini bisa dijadikan pilihan. 

Isinya York Town juga enggak cuma tempat belanja kebutuhan sehari-hari, tapi ada Daiso yang menjual produk-produk dengan harga relatif seragam 100-an yen, Jupiter yang menjual produk impor termasuk dari Indonesia, dll.
Isinya beragam.
Kalau malam, ada banyak diskon untuk makanan-makanan yang sifatnya enggak tahan lama. Enggak tanggung-tanggung, diskonny bisa sampai separuh harga atau bahkan lebih. 
Pilih yang bahasa Inggris.
Hal lain yang menjadi favoritku kenapa suka belanja di sini selain pertimbangan di atas adalah saat bayar kita bisa memilih melalui kasir (manusia) atau mesin (hitung, bayar, dan angkut sendiri). Aku memilih cara kedua selama ini. Huehehe.

3. Seiyu
Lokasinya sewilayah dengan York Town cuma beda arah, sekitar Tsukuba Senta juga. Untuk beberapa item, harga di sini lebih murah dibandingkan di York Town. Cuma kalau untuk masalah bayar membayar, mau enggak mau harus melalui kasir dan enggak bisa kita lakukan sendiri. 

4. Costco
Biasanya yang belanja ke sini suami bersama bapak-bapak lainnya. Aku? Baru sekali aja. Jaraknya hampir sama dengan ke Tsukuba Senta, cuma akses kendaraan umum rada rempong. Jadi kalau ke sini, harus naik sepeda pancal. Karena grosiran, jadi harga-harga di sini jatuhnya lebih murah dibandingkan yang lain. Bisa dibilang untuk yang superpokok seperti ayam halal, daging kambing halal, buah, atau semacamnya, aku beli di sini via suami. Di sini, kasirnya manual sama seperti di Seiyu. 
Daging halal.
5. Trial
Lokasinya sejalan dengan Costco cuma berseberangan aja, katakanlah begitu. Mirip dengan tempat belanja sebelum-sebelumnya, di sini pun ada item-item yang harganya lebih murah dibandingkan tempat lain. Kalau untuk tempat membayarnya sendiri sama seperti di York Town, jadi kita bisa memilih hitung mandiri dan bayar sendiri kemudian packing sendiri dan pulang sendiri, intinya bisa memilih jalur mandiri huehehe.
Sama seperti di York Town: hitung sendiri, bayar sendiri.
6. Daerah Amakubo
Kalau ini semacam toko kelontong, yang punya sepasang suami istri dari negara tetangga yang hijrah ke sini. Kalau pengin produk Indonesia seperti bumbu-bumbu atau santan atau bahkan mie, cuz ke sini aja. Lokasinya sendiri sekitar 2 - 2,5 km dari dormi. Jadi biasanya aku ke sini juga pas sekalian sama jogging.
Ada bon cabe di pojokkan.

Ada mie sedap, nih, huehehe.
7. Mang Dadang
Dari namanya aja udah ketahuan kalau yang jual bukan orang Korea, melainkan orang Indonesia. Iya, benar. Sebenarnya, aku baru dua kali sih belanja di Mang Dadang. Jadi beliau nyamper ke sini awal Mei dan Juni. Barang jualannya diletakkan di mobil jadi kami bisa milih-milih mau beli apa. Item yang dijual beragam, tapi yang jelas produk Indonesia semua. Eh, enggak semua sih, mayoritas. 

Nah, itu tadi tempat belanjaku di sini. Intinya sama sih, antara tempat belanja yang satu dengan yang lain itu benar-benar saling melengkapi. Dan kurasa zaman sekarang masalah tempat belanja ini beragam banget pilihannya. Kita bisa memilih sesuai preferensi masing-masing.

  • Share:

You Might Also Like

26 comments

  1. Waaah asyik nih dapat referensi belanja di Jepang. Tapi kapan ya aku ke Jepangnya? berdoa dulu aja kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mendoakan y Mba. Skrg sy dah kembali ke Indonesia, tp Jujurly pengin banget kembali ke Jepang dalam jangka waktu jauh lebih lama lagi. Ngelunjak emang. Wkkk. Moga2 kita bisa ke negara impian masing2 y, Mbaa. Mengamini sepenuh hati to the max sampai nangis2. Wkkk

      Delete
  2. Kebutuhan ibu-ibu memang tempat belanja. Apalagi kalau pindah ke kota atau negara baru pasti yang dicari pertama kali adalah tempat belanja. List ini bermanfaat banget untuk yang akan tinggal di Tsukuba nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes bangett, Mbaa. Bersyukur juga ketemu banyak muslim baik hati shingga urusan makanan halal bener2 terbantu....

      Delete
  3. Artikelnya sangat membantu utk yg tinggal disekitar situ. Sangat bikin mupeng juga bagi orang2 yang suka travelling kayak saya. Haha. Pengen suatu hari ke Jepang sana lalu berbelanja di tempat yang sudah mbak list dalam blog ini. Hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengamini sepenuh hati buanget. Doakan saya juga ya Mba agar bisa kembali tinggal di sana dalam jangka waktu yang laaaamaaaaa. Wkwkwkk

      Delete
  4. Mang Dadang, dari namanya seperti orang sunda ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bgts, Mbaa. Ga nyangka ketemu Mang Dadang di Negeri Sakura. Masyaallah.

      Delete
  5. Komplit ya tempat belanjanya, tinggal pilih nih mau yang mana. Apalagi yang namanya kebutuhan pokok seperti makanan memang tidak bisa di abaikan.

    ReplyDelete
  6. Kok bisa Costco di sana yg datang mayoritas laki-laki ya? Di Taiwan, saya sering belanja ke Costco, biasa aja laki perempuan sebanding. Banyaknya malah keluarga besar gitu, jadi belanja sambil rekreasi atau sesudahnya makan bersama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbaa. Bener. Pas sy kemarin ke Taiwan & ke Costco, jumlah pengunjung cew cow sebanding.

      Delete
  7. Wah sudah hampir 7 bulab lebih ya mba berada di Jepang. Pasti banyak pengalaman menarik nih mba. Ohya, menarik juga ada produk Indonesia di Jepang seperti mie sedap hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skrg udah balik ke Indonesia, Mba. Udah tiga tahun d tanah air. Smoga bisa kembali lagi tinggal di Jepang dan blajar lebih banyak.
      Iya, Mba. Jujurly kalau urusan makanan, Indonesia teteup juara...

      Delete
  8. Selalu menarik melihat budaya dan kebiasaan negara lain, dalam hal ini di Jepang. Suka deh mereka include tempat fotokopi. Dan canggih ya.bisa ada mesin kasir otomatis begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbaa. Jadi ga perlu banyak rumpi sana sini alias sat set beres. Semua orang mandiri. Wkwkk

      Delete
  9. Menarik sekali mbak ceritanya. Di sana memang ramah sepeda ya, jadi enak kalo pergi belanja naik sepeda. Di sini mampir indomaret takut diambil sepedanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mba. Ramah sepeda dan pejalan kaki. Kapan ya di Indonesia bisa gitu. Posisi saat ini, sy sudah kembali ke tanah air soalny. Wkwkk

      Delete
  10. mbak di kota mana jepangnya ya? nanti kalau aku ke jepang kita main ya mbak..ajakin jalan2..#doadulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Tsukuba, Prefektur Ibaraki. Dikenal dgn The Science City. Sejaman dari Tokyo kalau naik bus. 45 menit dari akihabara kalau naik kereta api Tsukuba express. Ya Allah masih inget padahal dah tiga tahun BFG.

      Delete
  11. Aiihh ada Mang Dadang euy nyampe Tsukuba, luar biasa nih ya. Bisa membantu orang Indonesia yang kadang kangen dengan barang-barang dari negeri sendiri. Tapi jatuhnya mahal banget nggak mba itu barang-barang di Mang Dadang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah termasuk murce, Teh. Alhamdulillah Si Mamang baik hati pisan euy....

      Delete
  12. mbak kalau di jepang ada warung tetangga gitu nggak sih? jadi penasaran saya. heu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tempat sy tinggal, enggak ada, Mba. Paling banter yg model warung rumahn y yg di amakubo itu. Cuma ga ada rumpa rumpi. Slesei blanja beres wkwkwkk

      Delete
  13. Wah keren ya tempat belanjanya beraneka ragam dengan fasilitas-fasilitas yang menarik. AKu penasaran deh belanja yang bayar sendiri gitu, hehe. Kapan ya bisa ngrasain?

    ReplyDelete

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)