Jalan-Jalan ke Taman Safari Terluas se Asia Tenggara Bagian II

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - April 28, 2019



Taman Safari Prigen enggak hanya sekadar menyuguhkan kehidupan hewan di alam bebas yang sudah sedemikian rupa dibuat kondusif. Beragam permainan dan wahana serta beberapa atraksi edukatif dengan pemeran utama hewan yang sudah dilatih juga ada untuk memanjakan pengunjung.

Jadii setelah mager di dalam kendaraan berkeliling melihat berbagai jenis hewan secara langsung, kita bisa menggerakkan tubuh dengan jalan-jalan di area rekreasi. Buat yang bawa kendaraan sendiri, tempat parkirnya sekarang enggak hanya di bawah, tapi juga di atas dekat zona baru, zona Australia. Kalau kami memilih parkir bawah atau tempat parkir lama yang lokasinya persis dekat dengan area permainan seperti pada gambar.

Sebenarnya enggak perlu khawatir tersesat toh di beberapa lokasi ada petunjuk arahnya. Cuma ya tetap aja sih kalau bagi anak-anak pasti cukup membingungkan. Jadi ya orang tua wajib ngawasin apalagi kalau anaknya masih kecil, sedang masa-masanya aktif ke sana ke mari.

Buat yang bawa anak-anak, batita misalnya, disarankan bawa stroller atau kalau kami pakai trike. Jaga-jaga kalau pas bocah capek jalan bisa naik trike. Orang tua juga enggak pegal gendong. 

Harga tiket masuk yang udah dibayar di depan pintu masuk safari enggak termasuk tiket rekreasi. Jadi ya kalau mau nyobain wahana harus bayar lagi per orangnya Rp10.000,00. Ada juga sih tiket terusan. Pilihan ada di tangan masing-masing.

Zona Australia ini adalah zona baru. Atau, saya aja kali ya yang baru tahu karena pas ke Prigen 7 - 8 tahun yang lalu, ini belum ada. Lokasinya di atas dekat dengan penginapan. Siap-siap bawa payung karena enggak ada tempat berteduh jadi kalau siang beneran serasa berjemur. Xixixi.

Di Zona Australia ini ada apa? Salah satunya ini, Safari Airlines. Bayarnya Rp10.000,00 per orang. 

Bagi yang punya anak kecil aktif, masuk ke pesawatnya harus sangat hati-hati, maksudnya harus ngawasin bocah jangan sampai jatuh. Menurut saya rada bahaya, sih. Tapi di dalamnya bagus banget untuk mengedukasi bocah tentang isi pesawat itu apa aja.

Kita bisa mengeksplore bagian dalam pesawat dari ujung ke ujung

Ini isi Zona Australia yang lain. Model bangunannya ala-ala negeri Kangguru, kan.

Di sini juga ada Taman Kangguru. Mereka dilepas bebas. Kita diberi opsi ingin memberi makan kangguru atau enggak; ingin berfoto dengan mereka atau sekadar jalan-jalan. Karena kalau memilih yang pertama, petugas akan siap siaga menjaga dan memberi arahan. Kami memilih sekadar jalan-jalan aja karena enggak mau diikutin masnya. Xixixi.

Bocah senang sekali ketemu kangguru, kanggurunya yang takut. Ealahh.

Salah satu kangguru yang jinak-jinak merpati kalau kata saya. Bagaimana tidak, pas kami jauh dia mendekat, pas kita dekat dia menjauh. Walah.

Buat pengunjung yang pengin berfoto dengan macan kecil, singa, ular, burung hantu, atau yang lain, cuzz aja langsung ke sini. Kalau cuma pengin lihat-lihat aja juga enggak apa-apa. Kalau dulu, saya dan suami sempat foto dengan hewan karnivora, kali ini enggak. Cuma lihat aja juga seruu. Kalau pengin istirahat dulu juga bisa makan di sekitarnya banyak orang jualan. 

Jika di Zona Australia benar-benar panas, di sini kebalikannya. Ademmm. Enggak akan kerasa kalau siang hari.


Seperti namanya, di hutan burung ada beragam jenis burung. Saya sendiri jujur aja lebih tertarik dengan suasananya. Ngebayangin banget kalau nanti ada perumahan dengan suasana seasri itu. Jadii, kendaraan bermotor enggak diparkir di depan rumah masing-masing, tapi dikumpulin di suatu tempat. 
Senangnya kalau ke tempat tetangga lewat jalan seperti ini

Ortu pun bisa angon anaknya tanpa khawatir karena enggak ada kendaraan lalu lalang

Kalau ini jalan pulang alias jalan menuju tempat parkir

Nah, itu tadi beberapa catatan saya saat ke Taman Safari Prigen kemarin. Tentunya, masih banyak wahana menarik lain yang enggak saya tulis di sini. Enakan membuktikan secara langsung aja, gituu. Buat yang punya anak, Taman Safari yang katanya terluas se Asia Tenggara ini cocok banget sebagai alternatif wisata edukatif. Anak-anak pasti suka kok. Yukk, cuzz!

Oh iya, semua foto yang ada di sini adalah milik saya pribadi. Jika dicomot tanpa menyebutkan sumber, yaahhh... berarti enggak takut dosa, dong. Saling menghargai aja, yuuk.

  • Share:

You Might Also Like

4 comments

  1. Whaaaa,,, jadi pingin kesana.. bisa nih jadi destinasi liburan tahun iniπŸ‘ŒπŸ‘Œ

    ReplyDelete
  2. Whaaaaa,,, bisa nih jadi destinasi liburan tahun ini,,, jadi kepingin cepet liburanπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

    ReplyDelete
  3. Apik tenan yos... masukin whistlist klo ke Malang nanti main ke sini

    ReplyDelete
  4. tandain ah, barangkali ada rejeki buat main ke kota Malang hehe

    ReplyDelete

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)