Kaleidoskop Ramadan 2019

By miyosi ariefiansyah (bunda taka) - June 05, 2019


Assalamu'alaikum. Apa kabar, Sahabat? Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah.

Alhamdulillah, setelah kurang lebih 30 hari kita menjalankan ibadah puasa Ramadan, akhirnya hari kemenangan pun tiba. Ya, meskipun di sisi lain, selalu saja ada rasa tidak enak yang tertinggal setiap kali bulan penuh ampunan tersebut pergi. Apakah tahun depan kita bisa berjumpa lagi dengannya? Apakah tahun depan kita bisa menemuinya lagi bersama orang-orang tercinta? Dan, pertanyaan lain yang jawabannya kita pun belum tahu.

Sebelum menyambut hari raya Idul Fitri 5 Juni 2019, adakah hal berkesan yang sudah dilalui selama Ramadan? Pastinya kita punya cerita menarik masing-masing, ya. Pun saya.

Dan sebagai bahan dokumentasi, saya ingin menuliskannya di sini.

Apa saja yang terjadi selama Ramadan dari mulai 6 Mei 2019 sampai dengan 4 Juni 2019?

Banyakk. Kalian juga, kan?

Awal Ramadan, saya habiskan di Jakarta bersama suami dan anak. Berangkat tanggal 5 Mei, pulang 14 Mei. Hampir 10 hari pertama, ya.

Ramadan pertengahan, 14 Mei - 30 Mei, saya dan suami kembali LDM. Saya di Batu, dia di Papua Barat.

Ramadan hari-hari terakhir, 30 Mei sampai puasa selesai, saya kembali bertemu suami. Jika di Ramadan pertengahan saya dan bocah sehari-hari di rumah orang tua, itung-itung nemani mereka mumpung masih bisa, maka sejak tanggal 30 kemarin sampai nanti tanggal 11 Juni kami akan bolak-balik rumah sendiri - rumah orang tua - rumah mertua seperti setrika. Alhamdulillah, dekatt. Grand Mutiara Regency (Beji), Junrejo, dan Sawojajar. 🤣

Ramadhan tahun ini in syaa Allah terakhir kami LDM karena setelahnya kami bertiga akan tinggal di negeri Sakura. Suami yang mendapat beasiswa S2 akan berangkat lebih dulu untuk kemudian saya dan bocah akan menyusul secepatnya. Pengumumannya sendiri tepat sesaat sebelum Ramadan. Alhamdulillah.

Ramadan tahun ini ada berita duka yang kita semua sudah tahu siapa dan bagaimana. Sedih pastinya walau enggak kenal mereka secara langsung. Kematian orang-orang tersebut seolah mengingatkan kita untuk melakukan yang terbaik selagi masih bisa ke orang-orang yang kita cinta.

Ramadan tahun ini adalah yang ke-11 saya dan suami bersama sebagai suami istri dan ke-18 bersama sejak SMA. Alhamdulillah.

Ramadan 2019 ini adalah yang ketiga saya berstatus sebagai ibu. Dan pastinya persiapannya pun beda dengan dulu saat belum memiliki anak.

Ramadan tahun ini bisa saya nikmati bersama orang tua. Alhamdulillah. Mumpung masih bisa.

Ramadan tahun ini, saya enggak mudik. ALHAMDULILLAH. Nungguin suami mudik yang iyaa. Enakan mana? Yaaa, sama aja, sih. Mudik seruu, enggak mudik enggak mumet. Xixixi.

Kalian sendiri bagaimana?

Mohon maaf lahir batin ya, Sahabat. Semoga kita bisa menjadi prjbadi yang lebih baik. aamiin.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)