Hari ke-194 di Jepang: A Quiet Evening in Tsukuba
Biasanya, suami jogging sore dari dormi sampai Tsukuba Senta. Kemudian, saya dan Taka menyusul dengan naik bus C10 gratis (karena sudah daftar sebagai anggota). Bertiga, kami bertemu di tempat yang oleh orang-orang kerap disebut Senta ini.
Ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan di sana. Jalan kurang lebih 1 - 1,5 km saja misalnya, sudah "bertemu" taman depan York Town. Taka dan ayahny asik bersama, saya foto-foto. Sebelum pulang, kami mampir York Benimaru. Kalau sore banyak diskon, huehehe. Kapan-kapan akan saya bahas lebih lanjut, ya.
Kali ini, saya ingin berbagi apa saja yang saya abadikan sore ini. Enggak banyak, sih. Hanya beberapa.
Saya merasa harus banget menulis tentang Tsukuba Senta (walau nyicil alias per sudut pandang) karena tempat ini menjadi sangat sangat mainstream alias sering saya kunjungi untuk refreshing sejak covid melanda. Mau sering-sering keluyuran ke prefektur lain kok ya gimana gitu.
Lalu, apa saja yang saya dapat hari ini?
Pertama, suasana di Tsukuba Senta dan sekitarnya.
Di seberang, seperti pada gambar di atas, ada Q't. Di sana ada toko buku juga. Isinya kurang lebih samalah ya seperti mal atau plaza pada umumnya.

Oh iya, pertama kali banget sampai Tsukuba Senta 1 Januari 2020, hal yang paling saya ingat adalahh... saat menyeberang jalan di zebra cross seperti gambar di atas, bersamaan dengan itu ada bus yang akan lewat. Yang terjadi selanjutnya adalah busny berhenti dan sopirnya mempersilakan saya untuk menyeberang. Sebagai orang yang baru pertama sampai Jepang, sungguh saya terharu. Hal sepele yang di sini sangat biasa ternyata bisa jadi luar biasa buat yang lain. Huehehe.
Kedua sekaligus yang terakhir, suasana di depan York Town dan jalan yang menghubungkannya. Hanya ada dua foto saja kali ini karena kondisi sedang tidak memungkinkan untuk foto-foto.
Btw, gambar terakhir adalah saat pulang. Berangkatnya sore, pulangnya menjelang malam. :D






0 comments
Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)