Perasaan Bersalah ketika Traveling Sendirian setelah Jadi Ibu
- Pergi ke Asakusa sendiri sementara Taka hanya berdua dengan Mas Ryan di Tsukuba. Padahal ayahnya nih udah sangat mengizinkan banget. Dia malah heran ketika aku pulang cepat. Zuzur, di kereta Tsukuba Express sempat nangis karena udah ninggalin anak. Katakanlah lebay. Memang. LOL. Padahal anaknya mah santai-santai aja, emaknya memang yang drama.
- Pergi bersama teman-teman baik untuk sekadar nongki-nongki cantik maupun pengajian/liqo'. Teman-temanku sudah bisa menebak kalau aku pasti akan bolak-balik ngecek HP. Padahal, lagi dan lagii, Mas Ryan sudah sangat bisa dipercaya.
- Jujur, saat di Tsukuba, Taka lumayan sering kutinggal entah itu untuk urusan belanja atau olahraga. Dia hanya berdua dengan ayahnya saja di dormi. Yang terjadi? Sejatinya aku enggak tenang dan bolak-balik WA suamiku. wkwkkwk
![]() |
| Bukuku tentang Jalan-jalan bersama Taka sebelum pandemi yang bisa dibeli secara online. |
(Tulisan ini disertakan dalam Ramadan Blog Challenge yang diselenggarakan Blogger Perempuan)

0 comments
Makasih udah ninggalin jejak yang baik ya, Teman-teman! :)