Mengenal Tulisan Nonfiksi Pendek dan Peluangnya, Yuk!

By Miyosi Ariefiansyah - October 29, 2018

Mengenal Tulisan Nonfiksi Pendek dan Peluangnya, Yuk!


Assalamu'alaikum wr wb.
Selamat malam, Teman-Teman inspiratif.

Malam ini, saya ingin sharing tulisan nonfiksi pendek.

Yang saya sampaikan ini berdasarkan pengalaman saat "mencicipi" profesi sebagai redaktur di sebuah agen penulisan dan penulis nonfiksi di kantor konsultan serta beberapa website perusahaan.

Sebelumnya saya ingin menginfokan mengapa sharing materi ini? Karena tulisan nonfiksi pendek ini bisa teman-teman gunakan sebagai salah satu sumber penghasilan di bidang penulisan sembari nunggu buku terbit.

Disamping ituu, dalam keseharian, sebenarnya kita tidak lepas dari ragam nonfiksi pendek walau tidak kita sadari. Sehingga saya meyakini sebenarnya kita semua sudah familiar.

Jenis tulisan nonfiksi pendek yang populer atau hampir selalu ada di majalah, surat kabar, buletin, dan yang sejenis adalah:

a. Berita
b. Artikel
c. Opini
d. Esai
e. Feature
f. Kolom
g. Resensi

Yuk, kita bedah satu per satu



BERITA

Dibandingkan tulisan nonfiksi lainnya, BERITA bisa dibilang tulisan nonfiksi yang BEBAS NILAI alias JUJUR tidak memihak siapa-siapa.

Jika teman-teman pernah melihat film Divergent atau baca novelnya, BERITA mungkin masuk dalam faksi Condor. A bilang A, B ya bilang B. Benar2 JUJUR tanpa rekayasa/ditambah-tambahi/dikurang-kurangi.

Misal ...

Ada fakta kalau Rere juara 1

Maka, kita sebagai penulis berita misalnya, ya benar-benar menulis bahwa Rere juara 1 meskipun mungkin hati kita menolak menuliskannya, tapi kita harus menuliskan berita sesuai FAKTA.

Hal-hal yang berhubungan dengan perasaan dan keberpihakan sebaiknya dilempar jauh-jauh dulu saat menulis berita.

Sebisa mungkin harus benar-benar objektif dan sesuai alias apa adanya.

Namanya aja berita.



ARTIKEL

Dibandingkan berita, artikel lebih subyektif walau porsinya tidak banyak.

Meskipun demikian, artikel juga masih netral, tidak ada keberpihakan dengan golongan tertentu

Bilapun si penulis artikel menyisipi hal-hal yang sifatnya subyektif alias pribadi, itu semua juga HARUS ada dasarnya, tidak boleh ngawur. Semisal dihubungkan dengan teori tertentu.

Misalnya ...
Contoh di atas tentang fakta Rere Juara Satu

Kalau mau dibuat artikel, kira-kita tentang apa, yaaa ☺

Misal artikel tentang Tips Menjadi Juara I ala Rere
Isinya tentang: Rere yang selalu juara I, dicari alias dikepoin kenapa Rere selalu juara satu (misal dengan kepoin kebiasaan Rere selama beberapa hari, kepoin kegiatan Rere), dari situ kemudian ditarik benang merah semisal ternyata Rere ini terbiasa super disiplin, kemudian kita hubungkan dengan teori habit bahwa kesuksesan dimulai dari mengubah kebiasaan, dan terakhir diberi kesimpulan yang isinya tipss juara kelas ala Rere

Tidak ada unsur keberpihakan, ya
Artinya, kita "hanya" memaparkan sajaaa, pada akhirny pembaca yang akan memilih. Kita tidak mengintervensi pembaca, tidak mengancam, apalagi memaksa.



FEATURE

Yang gampang baper, mungkin bisa nulis feature karena tulisan feature ini adalah tulisan nonfiksi yang paaaliiinggg luwes, berperasaan, dan menyentuh.

Feature adalah tulisan nonfiksi yang memang harus mengandung human interest.

Misal kita ingin menulis feature tentang Rere juara I

Apa yang bisa dikupas?

Mungkin kita bisa mengeksplore Rere ini anak pertama dari berapa belas bersaudara. Setiap hari harus jualan. Orangtua Rere sudah lama meninggal. Tapi dengan semuaaa itu, Rere bisa jadi bintang kelass
Intinya bikin hati pembaca gemetar dan berdarah-darah alias tergugah.

Atau bisa juga menulis semisal Rere ini anak pejabat, apa aja tinggal nunjuk, tapi Rere ini memiliki misi muliaa yaitu jadi ilmuwan agar ilmunya bisa ia bagi-bagikan ke masyarakat di pelosok-pelosok daerah. Untuk itu, mau gak mau suka gak suka, ia harus jadi yang terbaik agar juga bisa memberikan yang terbaik

Dari sini teman-teman sudah bisa merasakan feature itu jauh lebih humaniss

Yang romantis dan baperan mungkin bisa nulis feature



Sebelum lanjut ke bagian berikutnya, ada baiknya kita yang notabene sudah sangat mengenal secara tidak langsung tulisan fiksi dan nonfiksi mengingat sejenak apa sih yang dimaksud tulisan NONFIKSI. Sekadar me-recall memori sebelum membahas lebih jauh.

Tulisan nonfiksi adalah tulisan yang berdasarkan DATA dan FAKTA, bukan fatamorgana. Ibarat tenses di bahasa Inggris, maka nonfiksi adalah present tense.

Bilapun nanti data dan fakta tsb diolah ya enggak masalah, tapi tetap tulisan nonfiksi itu PASTI ada dasarnya, bukan rekaaan (fiksi).

Adapun nonfiksi pendek (yang kita bahas malam hari ini) adalah segala macam karya nonfiksi selain buku (enggak sampai ratusan halaman)


Okaii. Lanjut, yakk.



Tulisan NONFIKSI pendek berikutnya adalah OPINI

Nah ini yang sekarang menjamur, berita yang isinya opini, contoh mudahnya status-status kita di FB yang sebagian besar isinya curhat.

Opini, unsurr subyektivitasnyaa tinggiiii bangettt. Yaa, sesuai sama namanya ya OPINI, jadi ya suka-suka penulis mau nulis seperti apaa. Nulis baik-baik, oke. Nulis yang isiny fitnah semua, yaa sok aja namanya juga opini.

Jujur, saat ini cukup banyak berita yang isinya opini alias sesuai dengan keyakinan kepercayaan serta keberpihakan penulis.
Jadi emang harus benar2 hati2

Contoh opini misalnya,

Masih dengan fakta Rere Juara Satu

Gimana cara ngejadiin fakta tsb jadi opini?

Ya, suka-suka yang nulisss, enggak terlalu perlu pakai teori-teorian sana sinii

Semisal kita menulis tentang sebab-sebab rere juara 1 dari sudut pandang kita: karena dekat dengan guru, karena cantik, karena bisa mengambil hati, dll

Kenyataannya? Belum tentu benar, tapi juga belum tentu salah



KOLOM

Penulis kolom kerap disebut KOLUMNIS. Di koran-koran atau majalah-majalah, ini (kolom) biasany ada.

Semisal Karni Ilyas di sebuah majalah, Pak Renald Kasali, Dahlan Iskan, atau yang lain

Inti dari tulisan berbentuk kolom adalah ditulis oleh PAKAR di bidang tertentu atau yang keahliannya sudah diakui/berpengaruh

Pakar-pakar ini biasany punya lahan sendiri di media-media cetak tsb



RESENSI

Adalah tulisan nonfiksi yang ngomongin bukunya penulis lain.

Harus jujur dan porsiny pas meskipun subyektif.

Tidak boleh mengandung unsur promosi.



Peluang Penghasilan Tulisan Nonfiksi Pendek

1. Semua media cetak baik lokal, nasional, maupun internasional
2. Tulisan untuk perusahaan
Biasany ada perusahaan yang memiliki buletin yang terbit secara berkala, seminggu sekali misalny
3. Penulis di website-website

Menulis tiga jenis itu "aja" kalau ditekuni, semisal enggak nulis buku karena alasan tertentu, udah mumet kok alias udah banyak.


Ada yang ingin menambahi. Menurut teman-teman? Silakan, yaa.


(Sumber tulisan ini dari poin-poi  materi yang pernah saya sampaikan di kelas online)


(Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community)


  • Share:

You Might Also Like

0 comments